Suryashambala’s Weblog

Bagi

Posted by: suryashambala on: Mei 9, 2008

Bagi manusia yang mau mempergunakan akalnya, tentu tidaklah akan sulit baginya untuk mengerti bahwa pemberian yang dilakukan dengan ketulusan karena Allah, tidaklah akan mengurangi sesuatu apapun dari si pemberi melainkan hanya menambahkan keuntungan baginya dengan berlipat ganda.

Kekuatan

Posted by: suryashambala on: Mei 9, 2008

Sesungguhnya kekuatan terbesar seorang manusia adalah keihlasan hatinya dan kesempurnaan perserahan dirinya kepada Tuhannya. Inilah titik kemerdekaan seorang manusia; dimana di dalam itu, tidak ada hal yang benar-benar berat baginya. Inilah manusia yang tidak lagi dapat disentuh oleh Iblis dan terjaga dirinya dari panasnya api neraka.

Cahaya

Posted by: suryashambala on: Mei 9, 2008

Cahaya dan kegelapan tidak akan dapat berada dalam satu ruang yang sama. Jika yang satu ada, maka yang satu akan menjadi tiada. Demikian juga halnya dengan kasih dan kebencian. Ia tidak akan dapat berada dalam satu rongga dada yang sama. Maka sebagaimana kegelapan akan menyingkir dengan sendirinya ketika cahaya menampakan diri, hidupkan dan tumbuhkanlah kasih sayang di dalam dirimu agar kebencian menyingkir dari dalam dadamu. Dan agungkan serta muliakanlah nama Tuhanmu agar kejahatan nafsumu pergi menjauh dari hati, pikran dan tanganmu.

Sikap

Posted by: suryashambala on: Mei 9, 2008

Sikap rendah hati bukanlah sebuah kelemahan melainkan adalah sebuah kekuatan. Sikap rendah hati adalah bagian dari kasih sayang. Ia yang rendah hati adalah ia yang mampu menghargai orang lain, tidak egois, menghormati hak-hak sesama, penuh permaafan, santun dan lembut dalam bersikap, tidak enggan untuk belajar dari orang lain, serta tidak lalai dari mengintrospeksi kekurangan diri. Berikap rendah hati tidak akan membuat seseorang menjadi rendah, sebagaimana sikap tinggi hati tidak akan membuat seseorang menjadi tinggi. Namun sikap hati adalah berbeda dan harus dibedakan dari sikap rendah diri atau takut kepada manusia.

Terhitung

Posted by: suryashambala on: Mei 9, 2008

Tak terhitung banyaknya manusia yang berkata dengan mulutnya bahwa Tuhan itu Maha Esa, Tuhan itu Maha Adil, Tuhan itu Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Namun dari mulut yang sama itu tak terhitung pula banyaknya kata yang memecah-belah umat, tak terhitung pula banyaknya perbuatan-perbuatan yang ia lakukan dengan tangannya yang mengabaikan hak-hak sesama, penuh dengan kecurangan dan dusta. Tak terhitung pula banyaknya kebencian yang tersimpan dalam hatinya yang nampak telah begitu penuh sesak dengan kabut keegoisan. Sinar mata dan wajahnya penuh dengan bias-bias prangsangka, kemarahan dan kedengkian.

Besar

Posted by: suryashambala on: Mei 7, 2008

Besar kecilnya perbuatan seseorang tidaklah Tuhan mengukurnya dari seberapa banyak harta yang ia habiskan untuk itu, seberapa besar tenaga yang ia keluarkan untuk itu, dan seberapa tinggi penghargaan manusia atas perbuatan itu. Allah Tuhan yang maha halus mengukur perbuatan seseorang dari seberapa murni cinta yang terpancar ketika ia melakukannya. Maka hendaknya perbuatanmu senantiasa menjadi sarana bagimu untuk mengekspresikan cinta dan pengagunganmu kepada kebesaran dan keagungan-Nya. Janganlah kamu sekali-kali menjadikan perbuatanmu sebagai usaha untuk mencari keuntungan dan pengagungan manusia.

Bukan

Posted by: suryashambala on: Mei 7, 2008

Bukan banyaknya harta, bukan tingginya pangkat, dan bukan pula besarnya kekuasaan seseorang yang membuat ia diperhitungakan dan dipandang mulia oleh Allah, melainkan kesucian dan ketakwaan hatinyalah yang membuat ia bernilai tinggi di hadapan Allah.

Bersyukur

Posted by: suryashambala on: Mei 7, 2008

Bersyukur kepada-Nya hendaknya bukanlah sebuah keharusan yang membebani bagimu, melainkan hendaknya menjadi sebuah kebutuhan yang mendamaikan jiwa dalam menentramkan pikiranmu. Ingatlah senantiasa bahwa Allah Tuhanmu adalah penguasa tertinggi yang Maha Pengasih lagi Maha penyayang. Maka jika nafsumu memaksa jiwamu melupakan betapa Maha Pengasih dan Maha Penyayangnya Tuhanmu, jagalah selalu kokoh hatimu agar sentiasa menyakini bahwa tiadalah pernah sekejap pun Tuhanmu berhenti mengasihi dan menyayangi.

Mempertanyakan

Posted by: suryashambala on: Mei 7, 2008

Ingatlah ketika Tuhanmu mempertanyakan kegelisahan dalam hatimu: “Adakah dalam pandanganmu suatu perkara dan suatu hal pun yang bukanlah Aku sebagai pengendalinya?” Dan kamu pun memberi persaksian: “Tuhan, sungguh aku bersaksi bahwa tidak ada suatu perkara pun dan suatu hal pun yang bukan Engkau-lah sebagai pengendalinya. Maka Ampunilah segala dosa dan kebodohanku!”

Sesungguhnya

Posted by: suryashambala on: Mei 7, 2008

Sesungguhnya kalimat terindah yang keluar dari mulut seorang manusia adalah: “Ya Allah, aku serahkan diriku sepenuhnya kepada-Mu, ya Allah!” Ketika kalimat ini meluncur keluar dari kesadaran hati seseorang, maka pada saat itulah tujuan hidup dan dan maksud penciptaannya telah tergenapi.  


  • Tidak ada
  • No comments yet

Kategori

Arsip

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.